Cirebon Kabupaten,G.- 6 bulan menjabat sebagai Kuwu ( Kepala Desa) definitiv di Desa Matangaji Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, merupakan perjalanan yang melelahkan bagi Rusnadi Kuwu terpilih. Fasalnya Ia selaku Kepala Desa harus membenahi administrasi dan SDM perangkatnya didalam rangka memenuhi standar kelayakan pengelolaan tata pemerintahan desa. Rusnadi pun menyadari jika Kuwu sebagai ujung tombak pemerintahan

Cirebon Kabupaten,G.-
6 bulan menjabat sebagai Kuwu ( Kepala Desa) definitiv di Desa Matangaji Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, merupakan perjalanan yang melelahkan bagi Rusnadi Kuwu terpilih.
Fasalnya Ia selaku Kepala Desa harus membenahi administrasi dan SDM perangkatnya didalam rangka memenuhi standar kelayakan pengelolaan tata pemerintahan desa. Rusnadi pun menyadari jika Kuwu sebagai ujung tombak pemerintahan desa tapi juga sekaligus ujung tombok ketika anggaran belum bisa dicairkan.

Desa Matangaji merupakan salah satu desa dari dua desa yang berada di wilayah Kecamatan Sumber selaku Ibu Kota Kabupaten Cirebon. Desa tersebut berada di dataran tinggi yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Kuningan. Oleh karenanya Desa Matangaji ber- latar belakang Gunung Ciremai.
^ Saya pernah membantu desa sebagai Ekbang waktu jamannya kuwu Juansih.
Setelah era Kuwu Juansih, saya pakum di pemerintahan, saya ngembangkan usaha.” tutur Rusnadi.
Rusnadi sampaikan ke awak media Gelombang, Kamis ( 28/7/2022) di ruangannya balai desa bahwa merupakan keinginan masyarakat pendukung Desa Matangaji terhadap dirinya untuk menjadi Kuwu/ Kepala Desa sebagai harapan yang dipandang mampu membawa desa Matangaji ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.
Sebagai seorang yang masih muda,Rusnadi diprediksi benar akan mampu membawa Desa-nya sesuai harapan seluruh masyarat Desa Matangaji. Hal itu sebagaimana diutarakan bahwa dia sudah mengirim beberapa profosal ke pihak pihak terkait,
untuk pembangunan desa Matangaji yang masif di segala bidang.

Selain itu yang menarik inisiatifnya untuk melakukan studi banding ke desa di kabupaten lain terkait penanganan sampah. ” Saya telah melakukan studi banding ke desa Manis Lor terkait penanganan soal sampah,” katanya.
Apa yang dilakukan Rusnadi merupakan tanda keseriusan seorang Kepala Desa atau kuwu dalam kaitannya upaya menyelesaikan persoalan sampah yang menjadi banyak dibicarakan di tiap tiap desa se- Kabupaten Cirebon. Rusnadi akan menerapkan penanganan sampah di Desa Matangaji dengan menitik beratkan pada managemen pengelolaan sampahnya.
Menurut sumber, keberhasilan Desa Matangaji sebagai peraih juara lomba desa dan mendapatkan penghargaan desa Peradaban dengan hadiah 1 Milyard. Dibalik desa Matangaji dengan Juansih selaku Kuwu saat itu ada terdapat peran Rusnadi selaku pejabat ekonomi dan pembangunan desa Matangaji. Sekarang ketika menjadi Kuwu segala upaya yang akan dilakukan Rusnadi mengarah pada penggalian PAD Matangaji.

Seiring berjalannya waktu masyarakat desa Matangaji akan menjadi saksi mampu atau tidakkah Rusnadi mewujudkan harapan masyarakat-nya.
(Endi)













