CIREBON KABUPATEN,G.- Heboh dugaan pungutan liar bantuan sosial di Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Ketua Puskesos setempat akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya penarikan uang Rp15.000 dari warga. Pengakuan itu disampaikan saat audiensi antara War Angels Indonesia (WANI) dengan Forkopimcam Plered di Kantor Kecamatan Plered, Jumat 10/7/2026. Humas WANI Arif Yolando menyebut pungutan itu

CIREBON KABUPATEN,G.-
Heboh dugaan pungutan liar bantuan sosial di Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Ketua Puskesos setempat akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya penarikan uang Rp15.000 dari warga.
Pengakuan itu disampaikan saat audiensi antara War Angels Indonesia (WANI) dengan Forkopimcam Plered di Kantor Kecamatan Plered, Jumat 10/7/2026.
Humas WANI Arif Yolando menyebut pungutan itu terjadi saat warga mengambil bantuan 2 karung beras dan minyak. Temuan ini sebelumnya diungkap Ketua WANI Arsy Al Banzary.

“Warga tidak boleh dipungut biaya sepeser pun untuk bantuan sosial. Ini hak mereka,” tegas Arif di hadapan Camat Plered Ike Sri Agustina, Kapolsek AKP Asep Hasanuddin, dan Danramil Zaenudin.
Ketua Puskesos Desa Wotgali Erlan dalam audiensi itu membenarkan adanya pungutan. Pihak kecamatan berjanji akan menindaklanjuti dan membina perangkat desa agar kejadian serupa tidak terulang.
WANI menegaskan akan terus mengawal agar bansos di Kabupaten Cirebon disalurkan secara transparan dan tanpa potongan.
(Hendy/ …)













