Cirebon Kabupaten,G.- Sumber mengatakan kepada media Gelombang bahwa Bank BPR PAS (PT. BPR Panasayu Arthalayan) Pemalang Jateng mendukung Pembangunan Pasar Mertapada Kulon Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon setelah sebelumnya rencana membangun pasar Mertapada Kulon tidak dilirik Bank bank yang ada di Cirebon maupun di Jawa Barat. Kuwu Mertapada Kulon H. Suherman dalam keterangannya terkait Pembangunan


Cirebon Kabupaten,G.-
Sumber mengatakan kepada media Gelombang bahwa Bank BPR PAS (PT. BPR Panasayu Arthalayan) Pemalang Jateng mendukung Pembangunan Pasar Mertapada Kulon Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon setelah sebelumnya re
ncana membangun pasar Mertapada Kulon tidak dilirik Bank bank yang ada di Cirebon maupun di Jawa Barat.
Kuwu Mertapada Kulon H. Suherman dalam keterangannya terkait Pembangunan Pasar Mertapada Kulon menceritakan jauh sebelum pasar itu dibangun, dirinya pernah diprotes warga terkait adanya pasar yang bangunannya roboh ketika pasar lama yang kumuh dan kotor. Padahal dirinya tidak merasa berperan di pasar lama itu bahkan pasar lama itu tidak ada kaitan PAD kepada desa Mertapada kulon. Namun saat ini kuwu justru membangun lebih baik keinginan para pedagang pasar Mertapada kulon yang rencananya dibangun pasar 2 lantai.
Menurut keterangan kuwu H.Suherman dengan dibangunnya Pasar Mertapada Kulon akan memberikan PAD kepada Desa Mertapada Kulon. Namun demikian untuk membangun pasar dibutuhkan biaya yang tidak sedikit oleh karena itu Kuwu mencari Bank yang siap diajak kerjasama di Cirebon ini, akan tetapi tidak pernah ada yang mau melirik . Jangankan di Cirebon bahkan di Jawa Barat menurut sumber, tidak ada yang berminat membangun pasar di Mertapada kulon. Namun ternyata masih ada yang mau menolong kesulitan Kuwu Mertapada Kulon untuk membangun Pasar ditengah suasana ekonomi yang merosot akibat imbas dari covid-19. Penolong itu datang dari jajaran BPR PAS (PT. BPR Panasayu Arthalayan) Pemalang Jateng. Kuwu berharap dengan dibangunnya pasar Mertapada Kulon dalam masa jabatannya,” mudah-mudahan dengan dibangunnya pasar kembali, pasar terhindar banjir, para pedagang nyaman dan menambah PAD untuk desa Mertapada Kulon,” katanya.
Salah satu diantara jajaran BPR PAS Pemalang selaku Kepala Pembangunan Pasar Mertapada Kulon saat ini, Waspodo Adi Kuswo yang lebih seneng dipanggil Dudut mengatakan kepada media Gelombang,” di Pasar Mertapada Kulon yang dibangun ini tidak ada istilah insvestor. Ini murni penanganan pembangunan pasar itu ditangani langsung oleh pa Kuwu. Beliau ini punya prakarsa pasar ini sudah kumuh sudah banjir, beliau punya keinginan membangun pas
ar. Swakelola, “ tutur Dudut.
Ide dan prakarsa membangun yaitu Kuwu Mertapada Kulon H.Suherman dan yang mendanai yaitu dari Bank Jawa Tengah yaitu PT.BPR Panasayu Arthalayan. Rencananya 336 kios dan los yang akan dibangun 2 lantai serta harganya pasti lebih murah menurut Dudut.
Dudut juga berharap dalam rangka pembangunan pasar ini tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” didalam pasar yang dibangun saya ingin tidak ada pihak yang dirugikan. 1 pihak pedagang tidak dirugikan, 2 pihak desa jangan ada desa dirugikan, 3 konsumen yang berbelanjapun kalau pasarnya bagus kan lebih nyaman dan dengan harga los dan kios yang murah otomatis diharapkan tidak akan berjualan dengan harga untuk mengembalikan modal. Jadi mereka harga tetap stabil. 4 untuk saya sendiri juga dapat untung,” tuturnya.
Menurut Dudut selama pembangunan yang akan berlangsung sudah ada DP 10 prosen dari para pedagang. Lahan pasar desa yang akan dibangun Pasar Mertapada Kulon luasnya 2 ha dan direncanakan selesai pembangunannya sekitar 8 bulan, setelah pasar lama diratakan, dibangun ditempat yang sama. (Endi)












