Permasalahan Lapak Buah Bu Heni Sudah Ditangan Polsek Bumiayu

Permasalahan Lapak Buah Bu Heni Sudah Ditangan Polsek Bumiayu

Brebes,G.- Bermula dari permasalahan ibu Sudiroh yang merasa sudah membeli lapak buah Ibu Dina di pinggir jalan dan berkwintasi dengan nilai Rp 4.000.000,-.Namun dalam perjalananya sampai tahun 2010 ibu sudiroh ingin menjual lapaknya kembali, karena alasan kebutuhan pribadi. Lalu ditawarkan lapak tersebut kepada ibu Heni (pelapor) pemilik lapak saat ini pada tahun 2010. Ibu Dina


Brebes,G.-
Bermula dari permasalahan ibu Sudiroh yang merasa sudah membeli lapak buah Ibu Dina di pinggir jalan dan berkwintasi dengan nilai Rp 4.000.000,-.Namun dalam perjalananya sampai tahun 2010 ibu sudiroh ingin menjual lapaknya kembali, karena alasan kebutuhan pribadi. Lalu ditawarkan lapak tersebut kepada ibu Heni (pelapor) pemilik lapak saat ini pada tahun 2010.
Ibu Dina (terlapor) dan anaknya mendengar lapak buah mau dijual ke ibu Heni (pelapor), ikut mencampuri urusan penjualan yang sebenarnya mutlak milik bu Sudiroh, dengan alasan lapak tersebut tidak dijual hanya disewakan saja. Bahkan Berlin sebagai anaknya ibu Dina (terlapor) juga ikut mempengaruhi ibu Heni untuk menyerahkan uang penjualan lapak kepada ibunya yaitu bu Dina (terlapor).
Sebagai pembeli, ibu Heni (pelapor) sempat bingung. Suatu ketika ibu Heni mendatangi rumah bu Dina (terlapor) berniat mengklarifikasi kebenaran lapak buah, namun setelah sampai ternyata ada bu Sudiroh di rumah bu Dina dan mereka sedang bertengkar hebat saat itu. Dengan kebijaksanaan bu Dina (terlapor) akhirnya berniat didamaikan namun mulai terlihat kejanggalan. Bu Dina (terlapor) yang jelas jelas sudah menjual lapaknya meminta jatah uang penjualan karena merasa menyewakan bukan menjual.
Rasa kecewa bu Sudiroh mulai muncul dan membuat emosi, bu Heni diminta untuk menyerakan uang pembayaran lapak buah senilai Rp 4jt rupiah. Bu Sudiroh sebagai pemilik lapak mengalah hanya diberikan uang penjualan Rp1jt rupiah sebagai kebijakan. Bu Dina (terlapor) menerima uang lapak 3jt Rupiah.
Sebagai pembeli ibu Heni merasa kasihan dengan bu Sudiroh karena pada awalnya ingin menjual lapak karena kebutuhan. Lalu bu Heni pelapor dilain tempat menambahkan uang kebijakan untuk ibu Sudiroh senilai 500.000,-rupiah. Jadi tota lbu Sudiroh menerima hanya Rp1,5 jt rupiah. Setelah lapak buah mutlak dibeli ibu Heni (pelapor) dalam perjalannya sampai tahun 2013 mulai muncul permasalahan.
Ibu Dina (terlapor) yang lapak buahnya berdampingan dengan bu Heni mulai mencari gara-gara agar bu Heni tidak betah. Setiap hari sampai berbulan-bulan namun bu Heni (pelapor) mencoba tetap bersabar. Ditahun2015 bu Dina kerap beberapa kali mengintimidasi bu Heni dengan jasa para preman untuk menakut- nakuti. Bahkan ibu Dina (terlapor) sempat meminta bantuan kepala Pasar kalierang kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes ,Dwi. Namun upaya tersebut gagal karena bu Dina (terlapor) susah untuk dimediasi. Hal demikian dikatakan bu Heni (pelapor) kepada wartawan tabloidgelombangnews.com .
Puncak permasalahan ini ketika jalan nasional dibetonisasi, maka para pedagang kaki lima tidak bisa berjualan termasuk lapak bu Heni (Pelapor) dan bu Dina (terlapor). Pada saat jalan nasional selesai dibangun, para pedagang kaki lima mulai memperbaiki lapak dagangannya termasuk bu Dina terlapor. Sangat mengejutkan setelah bu Heni sampai lapak jualannya/ gerobak dagangan bu Heni (Pelapor) sudah tidak ada. Dalam kondisi kebingungan bu Heni mencari-cari sampai 2 minggu. Kemudian secara tidak sengaja bu Heni melihat gerobaknya ada digudang dipekarangan rumah saudara bu Dina (terlapor). Melihat keadaan seperti itu bu Heni sempat melaporkan kejadian ke Polsek Bumiayu melalui Pak Sukhidin. Namun karena belum ada tanggapan bu Heni meminta bantuan Kuasa Hukum M.RosidiS.H.
Melalui kuasa hukum M.Rosidi S.H mencoba untuk memediasi permasalahan bu Heni namun niat baik itu tidak diterima secara baik oleh bu Dina (terlapor). Sehingga kuasa Hukum bu Heni mengamankan barang bukti gerobak yang ada di dalam gudang pekarangan milik saudara bu Dina. Kuasa hukum bu Heni memberikan waktu terhadap bu Dina kurang lebih 1 bulan, karena tidak ada niat baik dari bu Dina, bu Heni meminta kuasa hukum M Rosidi S.H untuk menindak lanjuti melalui proses hukum. Hingga permasalahan ini sedang ditangani Polsek Bumiayu.
( Andriyanto)

1 comment

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

1 Comment

  • Muh. Rosidi
    4 Agustus 2020, 16:52

    Mantap

    REPLY

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos