Grup Seni Kasidah Nurul Patta/ Al- Gabrets Butuh Bantuan Pemerintah

Grup Seni Kasidah Nurul Patta/ Al- Gabrets Butuh Bantuan Pemerintah

Tasikmalaya,G.- Cimenga desa Campakasari Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya adalah salah-satu kampung yang memiliki karya Seni Budaya Islam dari dulu sampai sekarang. Seperti Seni Kasidah yang memiliki julukan atau nama group Nurul Patta/ Algabrets. Group Ini berdiri 15 Januari 2016 yang dibangun oleh para Santriawan santriawati di bawah naungan para ulama seperti 1.Almukarom Aj Icang Jumarna,

Tasikmalaya,G.-

Cimenga desa Campakasari Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya adalah salah-satu kampung yang memiliki karya Seni Budaya Islam dari dulu sampai sekarang. Seperti Seni Kasidah yang memiliki julukan atau nama group Nurul Patta/ Algabrets.

Group Ini berdiri 15 Januari 2016 yang dibangun oleh para Santriawan santriawati di bawah naungan para ulama seperti 1.Almukarom Aj Icang Jumarna, 2. MUI.Aj UU, 3. Aj Suparman
4.Aj Sulaeman, 5.Aj Aceng, 6.DKM. Aj Isak dan di bawah Pimpinan Seni bapa Aep Acuy.

Group yang memiliki 13 personil dansemuanya memiliki karya seni kocak.
2.( Dua) diantara mereka perempuan sebagai vokalis yang sudah memiliki nama atau julukan suara Emas-nya yakni Neng Yeni dan Neng Yesi.

Algabrets merupakan group seni kocak, karna saat pentas di setiap hajatan dimanapun selalu mengundang tawa bisa menghibur seluruh kalangan masyarakat.

Susunan personil group .1.bpk Aep Acuy 2. Isep Rahmatilah seorang Guru SMP (1.Satap), 3. Sopa Guru (1.Satap), 4. Sualeman Guru Madrasah / mengaji. 5, Imron, 6. Edin, 7. Deden, 8.Rendi, 9. Udi. 10. Amat yang sekaligus pemilik Sound sistem alat perlengkapan pentas /panggung.

Awak media GNews Mewawancarai pimpinan Group kasidah Al Gabrets,(21/9/2021). Dengan Senang Dan Riang penuh semangat. ” Kami atas nama seluruh personil Group Al Gabrets ini sangat senang bisa bertemu dan di wawancarai oleh seorang Media / G News untuk bisa membuka cerita dan menerangkan apa yg menjadi harapan kami untuk kedepannya nanti,”tuturnya.

” Kami di kampung Cimenga, Desa Campakasari ini mulai dari thn 2016 sampai sekarang tetap maju dan semangat menjungjung tinggi Seni Budaya Islam. Karena ini salah-satu pilihan kami seni yang bernuansa dan melantunkan lirik yang bernapaskan Islam. Disisi lain kami pun ingin agar semua kalangan dimanapun merasa terhibur oleh kocak seni kami,” tuturnya.

” Harapan besar kami adalah ingin seni budaya Islam yg kami miliki kedepan nya lebih maju dan bisa menjungjung tinggi budaya dalam sarana apapun yg berkaitan dengan norma Islam.
Lain dari pada itu kami dengan seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan yang ada di kampung Cimenga ingin segala macam hal kegiatan lingkungan baik dari olah raga, seni atau kegiatan kegiatan mampu menuju Cimenga Maju dalam sarana dan prasarana lingkungan.”

” Kami membutuhkan bantuan dari pihak pemerintah untuk menunjang sarana dan prasarana di kampung Cimenga desa Campakasari.
Kami memohon kepada Dinas Seni / Budaya atau pemerintah terkait Demi Menuju Era kemajuan budaya seni di kampung kami,” pungkasnya.

Desa Campakasari merupakan Desa yang terletak di kaki gunung, akan tetapi mampu melahirkan Bibit-bibit unggul berbakat dibidang olah raga dan kesenian daerah-nya yang tidak ketinggalan oleh desa – desa lain.

Kepala desa Campakasari, Sutisna Diningrat pun sangat mendukung dengan bermunculannya Seni-seni budaya yang ada di setiap kadusunan demi menuju Campakasari maju dan bermartabat.
Semoga pemerintah kedepanya nanti akan lebih memperhatikan dan lebih membuka mata untuk kemajuan demi menuju masyarakat makmur dan sejahtera .

” Kami sangat butuh bantuan dari Pemerintah, baik Kabupaten atau Pemerintah Pusat yang terkait kemajuan budaya seni Negara kita. Maka dari itu kami atas nama kelompok bina seni Alpatt
Kampung Cimenga memohon dengan penuh rasa hormat kepada Pemerintah agar bisa membantu permodalan yang kami butuhkan.
Semoga harapan kami didengar oleh pemerintah, ” pungkasnya .

(Nanang Sutisna)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos