Sidang Tahunan MPR di HUT RI, Jokowi Ungkap Sisi Merdeka Media Sosial

Sidang Tahunan MPR di HUT RI, Jokowi Ungkap Sisi Merdeka Media Sosial

Jakarta,G.- Jokowi sanpaikan Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia. menurutnya berawal dari memasuki suasana hangat hangat kuku di kontestasi politik pemilihan Capres. Jokowi tegaskan soal Capres dan Cawapres itu bukan wewenangnya. ” Bapa, Ibu yang saya mulyakan, posisi sebagai Presiden itu tidak senyaman yang dipersepsikan. Ada tanggungjawab besar yang

Jakarta,G.-
Jokowi sanpaikan Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia.

menurutnya berawal dari memasuki suasana hangat hangat kuku di kontestasi politik pemilihan Capres. Jokowi tegaskan soal Capres dan Cawapres itu bukan wewenangnya.

” Bapa, Ibu yang saya mulyakan, posisi sebagai Presiden itu tidak senyaman yang dipersepsikan. Ada tanggungjawab besar yang harus diemban. Banyak permasalahan rakyat yang harus diselesaikan,” tutur Jokowi.

Lanjut Jokowi.” Dan dengan adanya media sosial seperti sekarang ini apapun bisa disampaikan kepada Presiden. Mulai dari masalah rakyat dipinggiran sampai kemarahan, ejekan sampai fitnahan bahkan makian. Dan fitnahan bisa disampaikan dengan mudah di media sosial.”

Oleh karena itu Jokowi ungkap jujur bahwa dia tahu dari media. ” Saya tahu ada yang mengatakan saya ini bodoh, plonga-plongo, tidak tahu apa-apa, pir’aon, tolol,..ya gak apa-apa. Sebagai pribadi saya menerima saja.” Tutur Jokowi. Hal ini dikatakannya dihadapan para hadirin yang memberikan tepuk tangan kagum di Sidang Tahunan MPR, Kamis (16/08/2023), gedung MPR/DPR/DPD Jl. Gelora Bung Karno, Jakarta.

Akan tetapi Jokowi sangat merasa sedih karena ujaran-ujaran tersebut, telah melukai budaya santun, budi pekerti luhur dari bangsa Indonesia yang tampaknya mulai hilang. Ia berpendapat kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah.

Jokowi juga berpendapat bahwa polusi diwilayah budaya Indonesia. Sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia yang besar.
” memang tidak semua seperti itu. Saya melihat mayoritas masyarakat juga kecewa dengan polusi budaya tersebut. Cacian dan makian yang ada justru membangunkan nurani kita semua, nurani bangsa untuk bersatu. Menjaga moralitas ruang publik. Bersatu menjaga mentalitas, moralitas masyarakat, sehingga kita bisa tetap melangkah maju. Menjalankan tranformasi bangsa menuju Indonesia Maju,Menuju Indonesia Emas 2045.” Pungkas Jokowi.
(Hendy,/ R Deovandra)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos