Brebes Kabupaten,TG.-“ Menjadi seorang perawat memang bukan cita citaku dari dulu karena jujur saja saya takut dengan yang namanya jarum suntik, obat maupun ambulance.Tetapi entah kenapa tiba2 terlintas ingin menjadi seorang perawat, mungkin ini panggilan hati kali ya.. HeheSetelah saya menggeluti dibidang perawat ternyata jadi perawat itu memang sangat luar biasa, mungkin bisa disebut juga
Brebes Kabupaten,TG.-
“ Menjadi seorang perawat memang bukan cita citaku dari dulu karena jujur saja saya takut dengan yang namanya jarum suntik, obat maupun ambulance.
Tetapi entah kenapa tiba2 terlintas ingin menjadi seorang perawat, mungkin ini panggilan hati kali ya.. Hehe
Setelah saya menggeluti dibidang perawat ternyata jadi perawat itu memang sangat luar biasa, mungkin bisa disebut juga perawat malaikat tanpa sayap.
Saya bangga menjadi seorang perawat.. Tugas perawat begitu sangat mulia, dari merawat pasien sakit sampai sembuh, dan menjaganya -+ 24 jam dimana rasa sabar dan setianya terhadap pasien, bahkan perawat rela meninggalkan keluarganya demi tugas dan tanggung jawabnya.
Perawat juga bukan dewa ataupun ultramen yang kuat tenaganya, yang dituntut selalu merawat itu dan ini. Perawat juga manusia biasa yang butuh hiburan disela rutinitasnya. Bahkan hujan dan panas bukanlah sebuah alasan bagi perawat untuk meninggalkan tugas, kita baru bisa meningalkan tugas bila mendapatkan pengganti jaga.
Meskipun kadang dipandang hina,di pandang sebelah mata, dan selalu disepelekan bahkan juga disalahkan.” Tutur Inez menyampaikan ke Gelombang ( Gelora Masyarakat Membangun) 3/2/2017. Gadis yang lahir di Brebes Desember 1993 ini memiliki nama lengkap Inas Hanifah, biasa dipanggil dengan panggilan Inez.
Lebih lanjut disampaikan Inez bahwa dirinya mengabdi bukan hanya sekedar soal uang saja tetapi ini soal ketulusan jiwa, bukan hanya sekedar upah tetapi bagaimana ikhlas menjadi keharusan supaya si penderita sakit bisa cepat sembuh kembali.
“ Meskipun wanita, kita harus tetap punya jiwa semangat bekerja keras, meskipun entah sampai kapan kita akan berkarir, entah kedepannya tetap menjadi seorang perawat atau sebagai ibu rumahtangga, yang jelas mengabdi,merawat dan membuat orang sehat.” Ujarnya.
Pamungkas Inez berpesan kepada sesama perawat lewat media Gelora Semangat Membangun, “ jadilah seorang perawat yang profesional,komunikatif bertanggungjawab dan peduli terhadap pasien.
Senyum perawat adalah obat bagi pasien dan kesembuhan pasien adalah kebahagiaan bagi seorang perawat.” Pungkas Inas seorang perawat cantik dan aktif bekerja di Puskesmas Luwung Gede.
( M.Rosidi,SH )















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *