Drs.H.Muhaemin,M.Ag Cirebon Kabupaten,TG.-Drs.H.Abudin,M.Ag berbicara Kepada tamu undangan para Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, “ Pemerintah melalui Kanwil Depag Jawa Barat menganggarkan setiap tahunnya untuk Madrasah sekitar 4,7 trilyun. Kemudian hampir 2 trilyun diperuntukan untuk tunjangan profesi guru Madrasah,” tuturnya.Keseriusan jajaran Kanwil Depag Jabar menyampaikan pesan demi peningkatan kualitas
![]() |
| Drs.H.Muhaemin,M.Ag |

Cirebon Kabupaten,TG.-
Drs.H.Abudin,M.Ag berbicara Kepada tamu undangan para Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se-Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, “ Pemerintah melalui Kanwil Depag Jawa Barat menganggarkan setiap tahunnya untuk Madrasah sekitar 4,7 trilyun. Kemudian hampir 2 trilyun diperuntukan untuk tunjangan profesi guru Madrasah,” tuturnya.
Keseriusan jajaran Kanwil Depag Jabar menyampaikan pesan demi peningkatan kualitas tidak diragukan lagi, tim yang berkantor di Bandung itu datang dari jauh sengaja untuk memberikan pembinaan terutama perihal kurikulum yang diberlakukan untuk Madrasah di tahun 2017 itu.
Dengan judul pengesahan Kurikulum yang akan dilaksanakan , mereka peserta yang hadir di acara itu telah 100% lebih, dari 57 undangan yang hadir ikut 60 orang. Kegiatan itu menurut Kepala MAN Ciwaringin Drs.H.Muhaemin,M.Ag dilakukan setiap sekali dalam satu tahun.
Madrasah sebagai sebuah lembaga Pendidikan dengan leader sektor Departement Agama, dari tahun ke tahun menurut sumber selalu ingin membuktikan kinerja dan prestasi. Hal itu terbukti menurut sumber media ini, bahwa untuk tolok ukur Ujian Nasional ternyata nilai siswa madrasah lebih baik dari siswa reguler.
Dimungkinkan hal yang berkaitan dengan persoalan Kurikulum itulah yang korelasi dengan pemicu prestasi siswa dan guru-gurunya. (RedtG07)










Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *