Cirebon Kabupaten,TG.-Saat sekarang desa di kecamatan sumber, diharapkan oleh camat tidak ada lagi istilah anggaran silva. Di kecamatan Sumber dari 14 pemerintahan, hanya 2 desa yang menjadi binaan Kecamatan Sumber. Desa Sidawangi dan Desa Matangaji, di kedua desa itu Camat akui sampai berita ini dinaikan menurut camat memang suka ada masalah intern. Kecamatan Sumber yang
Cirebon Kabupaten,TG.-
Saat sekarang desa di kecamatan sumber, diharapkan oleh camat tidak ada lagi istilah anggaran silva. Di kecamatan Sumber dari 14 pemerintahan, hanya 2 desa yang menjadi binaan Kecamatan Sumber. Desa Sidawangi dan Desa Matangaji, di kedua desa itu Camat akui sampai berita ini dinaikan menurut camat memang suka ada masalah intern. Kecamatan Sumber yang saat ini dipimpin oleh Drs.H.Nanang Supriyatno,M.Si , Camat lulusan Universitas Pajajaran Bandung ini kedepan akan menjadikan ke dua desa itu tidak terjadi lagi permasalahan yang muncul.
Dalam wawancara dengan media Tabloid Gelora Masyarakat Membangun (Gelombang), Camat Nanang sendiri sudah tegas untuk menerapkan aturan dan prosedur. Termasuk penerapan prosedur dalam pencairan Dana-dana dari Pemerintah ke Desa-desa. Contohnya Camat Nanang tidak akan mencairkan dana di tahap berikutnya ke Desa yang mengajukan pencairan atau rekom Camat, sebelum desa tersebut selesai membuat laporan pertanggunganjawabannya.
“ Camat sebagai pelimpahan kewenangan bupati sesuai Perbupnya, sebagai pembina untuk memfasilitasi pemerintahan yang ada di desa. Semua difasilitasi termasuk juga anggaran dari Dana Desa. Jadi tidak bisa Camat itu tidak tahu atau merem dan sebagainya. Dan saya harus tahu punya itikad terhadap permasalahan tidak selalu harus melapor ke atas. Saya berkeinginan dari dua desa yang ada di Kecamatan Sumber menjadi binaan kami .” Tuturnya.
Camat Nanang berharap akan memajukan ke dua Desa itu, dan akan berupaya mengikis
permasalahan seperti masalah lambatnya penyerapan anggaran dari Pemerintah oleh Desa tersebut. “harapan saya ingin mendorong dan memajukan dengan dua desa itu yang di tahun tahun sebelumnya tampak selalu timbul masalah mudah-mudahan ke depan tidak ada permasalahan. Salah satu contoh saya akan mendorong agar silva tidak terjadi lagi. Karena yang namanya silva itu awalnya dari SPJ, Penyerapan yang kurang, pertanggungjawaban ,” katanya.
Saat ini Camat Nanang sudah mulai merasa lega karena pihaknya menyaksikan atas upayanya sudah mendorong aturan dijalankan , seperti contoh dari anggaran silva telah di realisasikan ke mobil Siaga yang nilainya cukup besar dari Dana Silva.
“Saya punya prinsip bahwa Kecamatan sumber 14 dari 12 Kelurahan, itu tidak bisa disebut Kecamatan Sumber selama dua desa-nya itu tidak termasuk dalam pembinaan. Apa yang jadi kesan orang bahwa Sumber dengan dua desa yang selalu dengan adanya permasalahan internal, saya anggap saat ini sudah kondusif.” Tutur Camat Nanang. (Endi)














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *