Cegah DBD, Kelinik Al Fadillah Ciheras Cipatujah Fogging lingkungan

Cegah DBD, Kelinik Al Fadillah Ciheras Cipatujah Fogging lingkungan

Tasikmalaya,G.- Pada musim penghujan terdapat banyak genangan air untuk tempat perkembangbiakan nyamuk diantaranya nyamuk Aedes Aegypti. yang merupakan vektor penyakit demam berdarah dengue. Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Di Salatiga merupakan wilayah endemis DBD. Oleh karena itu H.Dedi Wardiana S.KM, M.Si. bekerja sama atau melaporkan ke

Tasikmalaya,G.-
Pada musim penghujan terdapat banyak genangan air untuk tempat perkembangbiakan nyamuk diantaranya nyamuk Aedes Aegypti. yang merupakan vektor penyakit demam berdarah dengue. Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Di Salatiga merupakan wilayah endemis DBD.

Oleh karena itu H.Dedi Wardiana S.KM, M.Si. bekerja sama atau melaporkan ke pihak Puskesmas Cipatujah dan akhirnya Al hamdulillah menurunkan 4 orang tim penyemprotan dari Kemenkes Kabupatan Tasikmalaya untuk lakukan pencegahan DBD atau penyemprotan di berbagai tempat yang ada di kedusunan Lembur tengah. Selain di lingkungan rumah warga juga dilakukan di tempat lain di antara nya di Rerumpunan, saluran cacing (selokan) juga kotoran di kandang sapi dan tempat lainya yang kira menimbulkan adanya sarang nyamuk.

H. Dedi wardiana saat di wawancara oleh tim Media GelombangNews memberikan edukasi juga informasi tentang tanda Gejala DBD ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan menifestasi perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah serta adanya kemerahan di bagian permukaan tubuh pada penderita.

Pada umumnya penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) akan mengalami fase demam selama 2-7 hari,
Kemudian pada fase ke-dua penderita mengalami fase kritis pada hari ke pada fase ini penderita akan mengalami turunnya demam hingga penderita akan merasa dapat melakukan aktivitas kembali.

 

Tidak lupa kegiatan tersebut di dampingi pemerintah setempat yakni Kadus Lembur tengah Muhsinun dan Rani tim kesehatan desa ciheras.

Lanjut Dedi berikan himbauan kepada warga masyarakat agar supaya tingkatkan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) secaea mandiri di rumah tidak hanya itu H. Dedi Wardiana ajak kerja sama dengan pemerintah setempat yaitu Rt/Rw untuk lakukan JUMSIH (Jum’at Bersih) di lingkungn nya karena kesehatan itu no 1 bagi kita semua.. Pungkas H.Dedi wardiana S.KM,M.Si.
(Saepuloh)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos