Cirebon Kabupaten,G.- Suasana meriah menyelimuti acara Gebyar Pesta Rakyat dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon, yang digelar pada Minggu, 1 Juni 2025 di Lapangan Kebon Pelok Harjamukti Cirebon. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan rangkaian pertunjukan seni dan budaya khas Cirebon yang memikat diantaranya penampilan atraksi kesenian Burok dan kesenian yang lainnya. Salah satu

Cirebon Kabupaten,G.-
Suasana meriah menyelimuti acara Gebyar Pesta Rakyat dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon, yang digelar pada Minggu, 1 Juni 2025 di Lapangan Kebon Pelok Harjamukti Cirebon.
Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan rangkaian pertunjukan seni dan budaya khas Cirebon yang memikat diantaranya penampilan atraksi kesenian Burok dan kesenian yang lainnya.

Salah satu pengisi acara dalam acara Gebyar Pesta Rakyat tersebut adalah Sanggar Nawasena Budaya.
Sanggar tari kreasi yang di nahkodai oleh Resya Putri Melani, sukses tampil memukau dihadapan para penonton.
Tampil membawakan sebuah tarian yang bernuansa magis, Sanggar Nawasena Budaya menyuguhkan sebuah kolaborasi apik antara tari tradisional yang di kreasi sedemikian mempesona dengan nama Tari Ronggeng Nyentrik yang berhasil menghipnotis para penonton.

Penampilan para penari yang mengenakan busana khas yang penuh warna, gerakan yang anggun namun enerjik, serta iringan musik yang menghentak mampu menciptakan suasana penuh kekaguman.
Pimpinan Sanggar Nawasena Budaya, Rhesya Putri Melani mengungkapkan kebanggaannya bisa turut memeriahkan hari acara Gebyar Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 598 Kota Cirebon.

“…..Kami ingin terus menjaga dan melestarikan seni budaya lokal agar generasi muda tetap mencintai warisan leluhur. Ini adalah bentuk cinta kami kepada Kota Cirebon,” ujarnya usai tampil.
Antusiasme warga terlihat dari riuh tepuk tangan yang menggema usai pertunjukan. Banyak penonton yang mengabadikan momen tersebut melalui ponsel mereka dan membagikannya di media sosial dengan pujian terhadap kualitas penampilan sanggar tersebut.
Acara Gebyar Pesta Rakyat sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Cirebon yang ke-598, yang tahun ini mengangkat semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.
Ketua Umum FORKO PANCER, R. Dian Andhiawan Seminingrat yang akrab disapa Mama Dido yang juga hadir ditengah-tengah acara, mengapresiasi baik acara tersebut.

“…..sebagai wadah pelestari seni budaya, kami sangat mengapreasi positif acara tersebut, artinya bahwa kesenian lokal seyogyanya selalu ditampilkan, apalagi kesenian yang menjadi ciri khas Cirebon, kiranya kesenian khas Cirebon tetap lestari ditengah tengah budaya asing yang menjadi trade mark generasi muda…..”Ungkap Mama Dido
Dengan adanya acara seperti ini diharapkan akan dapat mengenalkan, mengangkat sekaligus melestarikan warisan budaya Cirebon.
(Hendy/ Samroni)


