Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban P.Jayawikarta Keraton Kasepuhan

Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban P.Jayawikarta Keraton Kasepuhan

Cirebon Kabupaten, G.- Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban Pangeran Jayawikarta Keraton Kasepuhan Wilayah Barat di Ponpes Hidayatul Ulum, Desa Bunder, Susukan, Kabupaten Cirebon. Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti acara Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban Pangeran Jayawikarta Keraton Kasepuhan Wilayah Barat yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatul Ulum, Desa Bunder, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, tanggal 28 Mei

Cirebon Kabupaten, G.-

Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban Pangeran Jayawikarta Keraton Kasepuhan Wilayah Barat di Ponpes Hidayatul Ulum, Desa Bunder, Susukan, Kabupaten Cirebon.

Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti acara Pengukuhan Kemantren Sewu Paguyuban Pangeran Jayawikarta Keraton Kasepuhan Wilayah Barat yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatul Ulum, Desa Bunder, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, tanggal 28 Mei 2025.

Acara yang dihadiri oleh tokoh adat, ulama, serta perwakilan masyarakat dari berbagai daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai budaya, spiritual, dan persaudaraan di wilayah barat Cirebon.

Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian tradisi Keraton Kasepuhan serta memperluas jangkauan peran Paguyuban Pangeran Jayawikarta di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya Raden Asep Supriyanto menyampaikan bahwa pembentukan Kemantren Sewu di wilayah barat bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur serta mempererat tali silaturahmi antara keraton dan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pengukuhan struktural, tetapi bagian dari revitalisasi budaya dan spiritual masyarakat Cirebon,” ungkapnya.

Pimpinan Ponpes Hidayatul Ulum, KH. Machrus Abdullah, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah harmonis antara nilai keagamaan dan kearifan lokal. Beliau berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilestarikan dan menjadi contoh sinergi antara pesantren, adat, dan masyarakat luas.

Rangkaian acara dimeriahkan pula dengan doa bersama, pembacaan ikrar pengabdian, serta pertunjukan seni budaya tradisional khas Cirebon yang menggambarkan kekayaan warisan leluhur yang masih terjaga hingga kini.

Dengan resmi dikukuhkannya Kemantren Sewu di wilayah barat, diharapkan kiprah Paguyuban Pamgeran Jayawikarta semakin kuat dalam menjaga marwah budaya Cirebon sekaligus bersinergi membangun masyarakat yang berakar pada nilai-nilai luhur nusantara.(Hendy/ Samroni/dido)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos