Cirebon Kabupaten,G.- Ditemui di ruang kerjanya Kabid Pasar Anthoni berkenan meluang waktunya mewakili Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Cirebon , H.Denny Agustin,SE.MM berbicara kepada media ini. Menurut kabid Pasar Anthoni, “ tahun sekarang insha Allah bisa terealisasi perpindahan para pedagang dari pasar darurat ke pasar sebelumnya,” tuturnya. Mereka yang kembali ke pasar sebelumnya

Cirebon Kabupaten,G.-
Ditemui di ruang kerjanya Kabid Pasar Anthoni berkenan meluang waktunya mewakili Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Cirebon , H.Denny Agustin,SE.MM berbicara kepada media ini.
Menurut kabid Pasar Anthoni, “ tahun sekarang insha Allah bisa terealisasi perpindahan para pedagang dari pasar darurat ke pasar sebelumnya,” tuturnya. Mereka yang kembali ke pasar sebelumnya disesuaikan dengan data base yang m
enempati. Diakui Anthoni bahwa pasar Pesalaran belum seratus prosen terbangun tapi pihaknya berupaya tahun 2021 bisa diselesaikan. Kios , Los dan lemprakan akan disiapkan semua sesuai dengan data base yang ada.
Menurut sumber setelah selesai lelang di tahun ini Pasar Pesalaran mulai pada tahap penyelesaian pembangunan tahap akhir. Menurut Anthoni Pasar Pesalaran menggunakan beberapa program pendanaan terkait anggaran pembangunannya . Untuk bangunan yang paling depan yang saat ini telah selesai, itu menggunakan fasilitas Dana Tugas Pembantuan dari Kementrian. Sedangkan yang bangunan kedua di belakangnya merupakan bantuan APBD Kabupaten dan untuk bangunan di tahun 2021 sebagai penyelesaian bangunan tahap akhir Pasar Pesalaran menggunakan dana bantuan dari Anggaran APBD Provinsi.
“ Adanya anggaran dari Bantuan Provinsi Jawa Barat diharapkan bisa terselesaikan Bangunan Pasar Pesalaran di tahun ini. Namun bila ada kekurangan sedikit sedikit akan diupayakan dari anggaran perubahan,” tutur Anthoni.
Sementara itu dilain tempat, Pasar Kueh menurut Anthoni sampai saat sekarang sedang berproses dalam rangka realisasinya. “ Pasar Pesalaran dan Pasar Kueh mudah-mudahan , Insha Allah tahun ini” tuturnya. Anthoni juga mengakkui bahwa untuk penyenyelesaian pasar di kedua tempat mengalami kegagalan di tahun kemarin, dikarenakan Adanya pandemi Covid-19 telah terjadi reconfusing anggaran. Pihaknya berharap di tahun sekarang berhasil diselesaikan.
“ harapan kami, untuk pasar kue nanti pedagangnya bisa nyaman. Karena selama ini pasar kue adalah pasar yang sudah lama belum dilakukan revitalisasi. Dengan dibangun p
asar kueh yang baru , pedagang akan nyaman, pengunjung juga akan lebih nyaman karena tempatnya akan kita tata tidak seperti sekarang ini,” tuturnya.
Pasar kueh menurut kabid ada 109 kios setiap orang mengetahui, sementara kalau parkir akan kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon. Menurut Anthoni tufoksi pihaknya sebatas melayani bagaimana supaya pedagang pasar nyaman berjualan di Pasar.
“ pasar kan suatu tempat dimana bertemunya pedagang dan pembeli oleh karena itu mereka harus difasilitasi bagaimana pedagang itu nyaman, pembeli juga nyaman. Untuk masalah revitalisasi, kita juga akan merevitalisasi pasar pasar yang sudah selayaknya harus di revitalisasi”, tuturnya.
Pamungkas Anthoni mengatakan bahwa pihaknya tidak serta merta melulu kepada PAD akan tetapi yang pentingnya melayani sebaiknya kepada pedagang dan membuat nyaman pengunjung dan pedagang.
( Endi )












