Kuningan,TG.- UU no 10 th.2009 tentang Pariwisata salah satunya mengatakan bahwa daerah tujuan pariwisata yang selanjutnya disebut Destinasi Pariwisata adalah kawasan geografis yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif yang di dalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum,fasilitas pariwisata, aksesibilitas, serta masyarakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan. Desa Cibuntu yang dibangun oleh
Kuningan,TG.-
UU no 10 th.2009 tentang Pariwisata salah satunya mengatakan bahwa daerah tujuan pariwisata yang selanjutnya disebut Destinasi Pariwisata adalah kawasan geografis yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif yang di dalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum,fasilitas pariwisata, aksesibilitas, serta masyarakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan.
Desa Cibuntu yang dibangun oleh masyarakat, pemerintahan Kabupaten Kuningan menjadi Destinasi Wisata berangkat dari budaya warga setempat yang ramah didukung oleh suasana alam yang sejuk dan kontur alam yang khas dan mendukung relevansi sebagai satu-satunya desa wisata di Kabupaten Kuningan. Sebagai desa wisata, desa Cibuntu kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan diresmikan pada tanggal 18 November th 2014 lalu, diiresmikan oleh Bupati Kuningan. Acara peresmian yang berbarengan dengan acara sedekah bumi merupakan tradisi warga Cibuntu setiap tahunnya menjadi pas antara kondisi alam dan budaya tradisi masyarakatnya sebagai tujuan wisata yang menyajikan suasana alam pedesaan yang menyenangkan.
Desa Wisata Cibuntu yang akan memberikan kenyamanan dan kesenangan berwisata menyediakan tempat untuk menginap wisatawan di rumah-rumah penduduk. Tentunya hal ini menjadi sesuatu yang bakal menjalin keakraban dengan penduduk setempat. Setiap wisatawan yang datang di desa Cibuntu akan merasakan sensasi minuman khas jahe sereh yang ditawarkan warga. Desa Cibuntu sebagai tujuan wisata masyarakatnya merupakan pelestari pohon bambu, juga merupakan pemelihara kambing. Di daerah ini banyak terdapat pohon bambu dan juga ditiap rumah penduduk akan terdapat kandang kambing. Hal yang unik tentunya. Kendatipun demikian desa Cibuntu gaungnya yang sekarang tidak terlepas dari awal peran para pengembang dan pemrakarsa diantaranya seperti Azril Azahari yang berlatar belakang Guru Besar Fakultas Pariwisata Trisakti dan sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia .
Seperti yang dilansir beberapa media nasional Azril menyampaikan bahwa dengan sentuhan teknologi dan bimbingan tenaga akhli dari Perguruan Tinggi desa Cibuntu kini mencuat menjadi salah satu objek wisata yang berbasis komunitas di Jawa Barat bagian utara. (RedtG28)












Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *