Indramayu.TG,- Embung Widasari yang berlokasi di wilayah desa Widasari Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jawa Barat, telah lama jadi sorotan publik. Fasalnya embung yang dibangun melalui duit rakyat dari anggaran APBN menelan biaya 8 milyar rupiah itu menurut sumber hasilnya tidak relevan dengan biaya yang telah dikeluarkan pemerintah. Realita dilaplangan Embung Widasari mengalami rusak berat, parah
Indramayu.TG,-
Embung Widasari yang berlokasi di wilayah desa Widasari Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jawa Barat, telah lama jadi sorotan publik. Fasalnya embung yang dibangun melalui duit rakyat dari anggaran APBN menelan biaya 8 milyar rupiah itu menurut sumber hasilnya tidak relevan dengan biaya yang telah dikeluarkan pemerintah. Realita dilaplangan Embung Widasari mengalami rusak berat, parah padahal nyaris belum satu tahun sejak pekerjaan itu dinyatakan harus selesai pada tahun 2015 namun di awal tahun 2016 sudah ambrol.
Berdasarkan keterangan dari beberapa narasumber dilapangan, kendati saat ini tengah dilakukan upaya perbaikan namun beberapa pihak banyak meyayangkan. Jauh jauh hari masyarakat sudah merasakan jika pelaksana dari pekerjaan proyek itu arogan karena tidak mau mendengarkan saran dari warga khususnya pemerintah desa setempat. “ Sudah disampaikan oleh pihak desa Widasari untuk mengingatkan, bahwa seharusnya proyek itu ada pancang, seharusnya ada boring tapi itu tidak boring. Tapi juga yang kurang benar pihak pengawas dari BBWS nya mengapa mau diatur-atur oleh pelaksana pekerjaan proyek itu, bukannya mengatur dan tegas terhadap pelaksana proyek itu. Namun demikian sampai saat ini persoalan tersebut sudah sampai ditingkat tipikor Polres Indramayu dan sedang dalam proses.” Tutur salah seorang pejabat desa Widasari saat menyampaikan kepada tabloid Gelombang.
Sementara itu ditempat dan waktu terpisah, salah seorang pemerhati dari LSM PENJARA Indonesia yang mengetahui rusaknya Embung Widasari tersebut menyampaikan kepada tabloid Gelombang, “ embung Widasari dengan kondisi rusak parah seperti itu berarti jelas telah terbukti adanya indikasi bahwa uang rakyat dari APBN itu sia sia. Pemerintah telah menggelontorkan dana milyaran rupiah untuk pembangunan proyek tersebut namun ternyata cepat sekali rusaknya. Kendati memang saat ini sedang dalam upaya perbaikan, namun tetap saja namanya telah terjadi ambrol/ rusak parah padahal belum lama dibangun.”tuturnya. Sementara menurut sumber yang bisa dipercaya bahwa LSM PENJARA Indonesia Cirebon dan Indramayu terkait Embung Widasari yang telah masuk ranah tipikor, pihaknya akan memantau kinerja Aparatur, terkait penangan persoalan itu.(RedtG07)












Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *