Brebes,G.- Ditengah hiruk pikuknya wabah Virus Corona (Covid-19), bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan ke-75 tahun 2020. Indonesia telah merasakan pahit getirnya penjajahan selama tiga setengah abad lebih. Kedatangan Corona menjadi perhatian dan keprihatinan semua sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk tidak putus asa dalam mengisi kemerdekaan RI dengan terus berjuang untuk mencapai Indonesia Maju. “Kita harus tetap

Brebes,G.-
Ditengah hiruk pikuknya wabah Virus Corona (Covid-19), bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan ke-75 tahun 2020. Indonesia telah merasakan pahit getirnya penjajahan selama tiga setengah abad lebih. Kedatangan Corona menjadi perhatian dan keprihatinan semua sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk tidak putus asa dalam mengisi kemerdekaan RI dengan terus berjuang untuk mencapai Indonesia Maju.
“Kita harus tetap semangat, membangun Bangsa Indonesia. Dalam skala kecil, membangun Kabupaten Brebes di tengah Pandemi Covid-19,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti saat ditemui di ruang kerja
nya Selasa (13/8).
Kata Idza, berbagai langkah penanggulangan penularan Covid-19 terus dilakukan. Antara lain dengan membentuk Gugus Tugas Penanggulangan Penularan Covid-19. Pembagian sembako, masker dan berbagai Alat Pelindung Diri (APD) ke masyarakat yang terdampak covid-19.
“Pemkab juga menggelontorkan Rp 34 Miliar dari APBD 2020 khusus untuk Bansos bagi masyarakat terdampak Covid-19,” terang Idza.
Bantuan kepedulian dari CSR juga terus mengalir dari berbagai perusahaan, BUMD, BUMN yang digelontorkan ke masyarakat terdampak Covid-19. Termasuk organisasi pemuda dan kemasyarakatan serta TNI dan Polri dengan sigap dan tanggap bahu membahu membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19.
Tes Rapid dan Swab masal juga sudah dilaksanakan di berbagai pasar tradisional, dan pusat-pusat keramaian lainnya.
“Alhamdulillah, hasilnya mayoritas negatif,” ungkap Idza.
Idza juga mengaku telah melakukan edukasi tentang protokol kesehatan di berbagai tempat, dengan cara roadshow ke 17 Kecamatan dan desa-desa yang terjangkau tanpa henti. Termasuk hari Sabtu-Minggu dan hari libur nasional dimanfaatkan untuk mengedukasi warga.
“Saya berharap, masyarakat tidak bosan dengan anjuran yang saya lontarkan terus menerus di setiap kesempatan edukasi dan silaturahmi,” harap Idza.
Cuci tangan pakai sabun, selalu menggunakan masker, jaga jarak aman hingga menjaga imunitas tubuh menjadi menu utama dalam penyampaian edukasi kepada masyarakat.
Idza juga menjelaskan tentang titik cerah Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB) yang terus menggeliat. Terbukti, inverstor yang mendirikan perusahaannya di KIB dan KPIB sudah sebanyak 38 perusahaan dan lainnya sedang dalam proses perijinan.
Diakui Idza, pembangunan spektakuler di Brebes banyak yang ditangguhkan akibat refocusing anggaran. Namun ada beberapa pembangunan yang terus berlanjut seperti Pembangunan Rumah Sakit Ketanggungan dan fasilitas kesehatan lainnya seperti Puskesmas Paguyangan dan Puskesmas Sitanggal.
“Anggaran 2020, semua tahu untuk penanganan darurat Covid-19,” ucap Idza.
Idza mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Brebes untuk selalu berdoa sepanjang pagi, siang dan malam semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga seluruh siklus kehidupan kembali berjalan normal tanpa ada rasa kekhawatiran dan senantiasa damai, sejahtera di bawah lindungan Allah SWT. (Endi/ Wasdiun)







Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *