Hari Lingkungan Hidup Dunia, Pemerintah Kota Cirebon : Kurangi Penggunaan Plastik

Hari Lingkungan Hidup Dunia, Pemerintah Kota Cirebon : Kurangi Penggunaan Plastik

Cirebon Kota,G.- Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun ini, peringatan difokuskan di negara Pakistan dan diikuti oleh negara-negara di dunia dengan menggunakan fasilitas virtual. Tema yang diusung tahun ini yaitu “Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan.” Restorasi lingkungan adalah upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula, yang mencakup usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan

Cirebon Kota,G.-

Hari Lingkungan Hidup se-dunia tahun ini, peringatan difokuskan di negara Pakistan dan diikuti oleh negara-negara di dunia dengan menggunakan fasilitas virtual. Tema yang diusung tahun ini yaitu
“Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan.” Restorasi lingkungan adalah upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula, yang mencakup usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan oleh tangan-tangan manusia.
Di Kota Cirebon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup mewakili pemerintahan menyampaikan terkait Hari Lingkungan Hidup Se Dunia, di wilayahnya akan mendukung program yang dicanangkan lembaga Dunia tentang Lingkungan Hidup serta tetap mengacu kepada program unggulan Pemerintah yang dipimpin oleh Walikota Drs.H.Nashrudin Azis dan Wakil Walikota dra.Hj.Eti Herawati lewat visi SEHATI (Sehat,Hijau,Agamais,Tentram dan Inovatif).

Salah satu isi tema dunia untuk menjaga pelestarian Keaneka ragaman hayati yaitu menjaga, melestarikan tumbuhan, dan satwa yang nyaris punah atau langka. Perubahan Lingkungan yang cepat biasanya menyebabkan kepunahan massal melebihi batas prosentase dari semua jenis spesies yang pernah hidup di bumi. Menjadi data di kementrian hal itu sudah melebihi batas minimum. Oleh karena itu upaya menjaga kelestarian keaneka ragaman hayati untuk Kota Cirebon menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup , Kadini,S.Sos rencanaTaman Kehati yang berlokasi di Kebon Pelok, Kecamatan Harjamukti akan direvitalisasi .

“..disana sudah dikenal berbagai macam species tumbuhan. Tumbuhan peneduh maupun tumbuhan produktif, sekarang sudah banyak banget ragamnya dari yang mulai langka sampai memang yang khas Cirebon, sampai kepada tanaman yang umum.Kita juga pengen sekali disana itu ada burung-burung datang di Taman Kehati untuk lahan dan penghidupan mereka(satwa). Pengen disana itu menjadi taman rekreasi untuk orang-orang Cirebon yang segar udara-nya tidak ada polusi. Misalkan disana ada joging track untuk hari minggu.

Namun demikian untuk Kota Cirebon fokus utama yang jadi prioritas adalah tercapainya Kota yang bersih secara optimal. Salah satu program Kota Cirebon bersih yaitu pengelolaan sampah. Sampah di Kota Cirebon sudah banyak menjadi perhatian Pemerintahan Kota Cirebon khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon sebagai garda terdepan penanganan sampah.

Pemerintah Kota Cirebon memiliki tempat pembuangan sampah akhir (TPA) yang berlokasi di Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Tidak seperti Pemerintah lainnya yang tidak memiliki TPA sehingga penanganan sampah oleh pemerintah seringkali terkendala oleh penolakan masyarakat disekitar area TPA. Dengan kondisi yang mendukung suksesnya program penanganan sampah,

Pemerintah Kota Cirebon di Hari Lingkungan Hidup se- Dunia membuatkan keranjang sampah yang diberikan kepada setiap RW di Kota Cirebon agar warga bersedekah sampah ditempat yang telah disediakan.
Sampah atau limbah terdiri dari sampah organik dan sampah unorganik serta sampah/ limbah B3. Sampah Organik adalah sampah yang akan bisa terurai oleh alam dengan sendirinya.

Sampah unorganik adalah sampah yang bisa hilang hancur lebur setelah ratusan tahun, contohnya plastik. Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).Yang termasuk dalam kategori ini adalah pecahan kaca, bahan-bahan ki

lingkungan Kota Cirebon yang bersih

mia, dan benda berbahaya lainnya.
Kadini,S.Sos dalam penyampaian untuk masyarakat Kota Cirebon terkait hari lingkungan hidup se-Dunia mengingatkan agar selalu mendukung program pemerintah untuk menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan.

” Yang saya harapkan untuk masyarakat kota Cirebon dan semuanya bahwa dimulai dari kita untuk menjaga kelestarian lingkungan kita dengan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah dari rumah, kemudian meminimalisir penggunaan plastik atau mengurangi sampah plastik sehingga itu kita bisa membantu menjaga kelestarian bumi kita,” pungkasnya.

(ADV)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos