Cirebon Kabupaten,G.- Pasar Palimanan merupakan pasar Pemda Kabupaten Cirebon, keberadaannya sudah dikenal dengan sebutan Pasar Minggu sejak puluhan tahun lamanya. Tahun 2024 Pasar Minggu yang usianya sudah cukup renta mulai dipugar dan dibangun dengan Anggaran Revitalisasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nilai anggaran pada tahap pembangunan pertama senilai 15 Milyard. Dilanjutkan di tahun berikutnya th.2025

Cirebon Kabupaten,G.-
Pasar Palimanan merupakan pasar Pemda Kabupaten Cirebon, keberadaannya sudah dikenal dengan sebutan Pasar Minggu sejak puluhan tahun lamanya.
Tahun 2024 Pasar Minggu yang usianya sudah cukup renta mulai dipugar dan dibangun dengan Anggaran Revitalisasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nilai anggaran pada tahap pembangunan pertama senilai 15 Milyard. Dilanjutkan di tahun berikutnya th.2025 yang dianggarkan sekira 2,02 milyard dari APBD Kabupaten Cirebon.
Dadang Raiman, S.Pd.,M.M selaku Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Cirebon pada kesempatan memberikan sambutan pertama, menyampaikan bahwa revitalisasi pasar tersebut menelan anggaran dari tahun 2024 dan tahun 2025. ” Sesuai judul bahwa sore hari ini peresmiannya itu bukan pasar palimanan saja. Akan tetapi ditambah penamaannya yaitu Pasar Minggu sesuai dengan sebutan yang sering dan lebih dikenal oleh masyarakat Palimanan sejak dahulu sampai saat ini. “

Dadang mengatakan bahwa
Pasar tersebut dibangun 2 lantai dengan anggaran revitalisasi Pasar dari Provinsi Jawa Barat. Untuk tahun pertama yaitu dari Agustus s.d Desember 2024 sebesar 15 Milyar dan tahun kedua penyelesaian dari APBD Kabupaten Cirebon yaitu dari Maret s.d Juni 2025 sebesar 2,02 Milyar.
Revitalisasi Pasar Minggu Palimanan dirancang dua lantai; lantai atas untuk kios dan lantai bawah disiapkan sebagai area parkir. Meski belum sepenuhnya rampung, pengerasan lahan parkir sudah dilakukan oleh Dinas PUTR, dan pengaspalan akan dilakukan setelah dana tambahan tersedia
Hadir di acara peresmian Pasar Minggu Palimananan, Kamis, 15.30 s.d selesai (18/06/2025 ) Bupati Imron Rosyadi dan Wakil Bupati H.Agus Kurniawan Budiman, Dandim 062/ Kab.Cirebon, Letkol.Inf. Mukhamad Yusron dan anggota, Danramil Gempol Kapt. Arh.Jumadi, beserta anggota, Kapolsek Gempol, Kompol Rinaldy Nurwan,S.H., M.H beserta anggota, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dadang Raiman,S.Pd., M.M beserta Kabid Pasar, Ardiles Alfa Jatiwantoro, S.T,M.T beserta jajaran. Diskominfo Kab. Cirebon, Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani,S.T., M.Sc beserta jajaran, Perwakilan Pedagang Pasar Minggu Palimananan, sdr. Siva dkk, Insan Pers dan tamu undangan lainnya.

Bupati Cirebon, Imron dalam sambutannya mengatakan, ” Pasar Tradisional supaya bisa bersaing dengan pasar modern harus mampu menjaga kebersihan lingkungan, Keamanan, Keramahan para pedagang, serta terjaga kualitas barang yang dijual,” tuturnya. Bupati menyebut di Pasar yang dibangun terdapat 155 kios.
Sementara dari Disperindag Prov.Jawa Barat mengatakan, ” untuk pembangunan lanjutan Pasar Minggu Palimanan, pemerintah Kabupaten Cirebon bisa mengusulkan kembali ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun saat ini bantuan dari Provinsi harus melalui program bantuan Kota dan Kabupaten kompetitiv, ” ujarnya.

Salah satu pedagang Pasar Minggu Palimanan yang hadir di acara peresmian tersebut, sdr.Siva dari desa Klangenan mengaku sangat puas dengan kinerja pemeribtah Kabupaten Cirebon. * Pembangunan Pasar Minggu ini menurut saya sebagai pedagang sudah cukup baik dan saya puas karena pembangunan dari awal pekerjaan sampai bisa ditempati untuk jualan, termasuk tepat waktu tidak molor, ” tuturnya.
Acara peresmian berlangsung khidmat dengan simbolis pemotongan pita yang menandai Pasar Minggu Palimanan resmi dimulai penggunaannya.
(Hendy)






