Dampak Bencana Longsor Sekitar Area Irigasi Saluran Air Sindujaya Garut, Butuh Penanganan Optimal dari Pemerintah

Dampak Bencana Longsor Sekitar Area Irigasi Saluran Air Sindujaya Garut, Butuh Penanganan Optimal dari Pemerintah

Garut,G.- Telah Terjadi Bencana Longsor di Pegunungan Sekitar Areal Irigasi Saluran Air Sindu jaya Desa Cigintung kecamatan Singajaya Garut. Bencana Longsor tersebut mengakibatkan lumpuh total kesemua saluran air yang dibutuhkan oleh semua warga desa Cigintung. Dampak dari bencana membuat masyarakat desa Cigintung sampai saat ini untuk minumpun susah, dalam sarana peribadahanpun darurat karena tidak ada

Garut,G.-
Telah Terjadi Bencana Longsor di Pegunungan Sekitar Areal Irigasi Saluran Air Sindu jaya Desa Cigintung kecamatan Singajaya Garut. Bencana Longsor tersebut mengakibatkan lumpuh total kesemua saluran air yang dibutuhkan oleh semua warga desa Cigintung. Dampak dari bencana membuat masyarakat desa Cigintung sampai saat ini untuk minumpun susah, dalam sarana peribadahanpun darurat karena tidak ada air.
Kejadian bencana longsor ini sudah di tangani oleh Satgas Badan Penanggulangan Bencana (BPBD). Musibah tersebut sudah mencapai 2 (dua) Minggu, tapi menurut sumber sampai saat ini belum ada tanggapan atau sikap dari pihak terkait untuk menindak lanjuti dari bencana itu .
“ Saat ini kami hanya mengandalkan secara swadaya masyarakat, bahu-membahu dari beberapa kalangan yang ada di desa kami. Dari mulai tokoh masyarakat RT RW beserta lembaga desa dan juga bapa Kades Cigintung, Rida yang selalu partisipasi dalam beberapa hal atau kegiatan. Beliau selalu memberi dan mengajak agar masyarakat semangat serta tabah dalam menghadapi musibah ini.” Tutur warga .
Longsor diperkirakan sekitar 120 m dari samping kiri ke samping kanan akibat dari arus tanah yang terbawa air karena adanya hujan yang sangat deras. Tanah longsor tersebut tembus ke kali besar yang yaitu Cikaengan. Jarak dari TKP ke Cikaengan Ratusan m bahkan bisa nyampai 1000 m (seribu)m.
“ Irigasi saluran air punah tertimbun tanah longsor, habis sudah harapan hidup kami kalau seandainya ini di biarkan oleh pemerintah. Mau sampai kapan kami selaku rakyat (masyarakat) harus terus dan terus mengandalkan swadaya tenaga secara manual. Kami lelah, kami butuh minum, kami butuh makan, kami mau beribadah. Semuanya hanya air yang kami butuhkan, jadi kapan akan di perdulikan. Ini adalah jeritan kami masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah,” tutur warga kepada media Gelombang (Gelora Masyarakat Membangun / G News) saat dikunjungi di TKP, (7/09/2021).
Musibah yang terjadi di area irigasi saluran air Sindujaya sangatlah memprihatinkan, karena stabilitas hidup warga sudah tidak seimbang dengan keadaan. Dampak dari musibah ini akses pengairan masyarakat lumpuh total, sehingga ladang pun kekeringan dan kolam pun sama kekeringan sudah 2 Minggu ini.
Dari hasil kroscek awak media Gelombang/ G News di TKP. “ Sekali lagi kami memohon kepada pemerintah terkait bencana ini, untuk segera membuka mata melihat kejadian atau musibah yang sedang terjadi di kampung atau di desa kami. Harapan besar kami kepada pemerintah agar segera sigap memperbaiki irigasi sesuai dengan keinginan kami. Terimakasih,” pungkas warga.

Nanang Sutisna

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos