Jangan Lupa! Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 Jatuh 24-26 Oktober, Ini Niatnya

Jangan Lupa! Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 Jatuh 24-26 Oktober, Ini Niatnya

BANDUNG -* Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 jatuh pekan ini. Bagi umat Islam yang ingin menambah amalan sunnah, ini waktunya untuk bersiap. Apa itu Puasa Ayyamul Bidh? Ini adalah puasa sunnah yang dikerjakan selama 3 hari di pertengahan bulan Hijriah, yaitu setiap tanggal 13, 14, dan 15. Disebut Ayyamul Bidh atau hari-hari putih karena pada

BANDUNG -* Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026 jatuh pekan ini. Bagi umat Islam yang ingin menambah amalan sunnah, ini waktunya untuk bersiap.

Apa itu Puasa Ayyamul Bidh? Ini adalah puasa sunnah yang dikerjakan selama 3 hari di pertengahan bulan Hijriah, yaitu setiap tanggal 13, 14, dan 15.

Disebut Ayyamul Bidh atau hari-hari putih karena pada tanggal tersebut bulan purnama bersinar terang. Pahalanya besar dan sangat dianjurkan Rasulullah SAW.

Kapan jadwalnya di bulan Oktober 2026 ini? Dalam kalender Masehi, puasa bulan ini bertepatan dengan Jumadil Awal 1448 H.

Catat tanggalnya:
*- Sabtu, 24 Oktober 2026 (13 Jumadil Awal 1448 H)*
*- Minggu, 25 Oktober 2026 (14 Jumadil Awal 1448 H)*
*- Senin, 26 Oktober 2026 (15 Jumadil Awal 1448 H)*

Puasa ini bisa dilakukan 3 hari berturut-turut. Aturannya sama seperti puasa pada umumnya, menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga maghrib.

Lalu apa dalilnya? Anjuran puasa ini berasal dari hadis Nabi. Rasulullah SAW sangat rutin menjalankannya, bahkan saat bepergian.

Dari Abdullah bin Abbas RA, disebutkan: _”Rasulullah SAW sering berpuasa pada hari-hari putih, baik ketika berada di rumah maupun saat bepergian.”_ (HR An-Nasa’i).

Dalam hadis lain dari Qatadah bin Milhan RA, Rasulullah bersabda: _”Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk berpuasa pada hari-hari putih, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.”_ (HR Abu Dawud).

Dalam mazhab Syafi’i, seperti dijelaskan Syekh Husain Al-Maghribi dan Syekh Syihabuddin Ar-Ramli, puasa ini termasuk sunnah yang sangat dianjurkan untuk dirutinkan setiap bulan.

Bagaimana niatnya? Niat utama ada di dalam hati. Jika ingin diucapkan, bisa dibaca pada malam hari sebelum puasa.

Ini bacaan niat malam hari:
*Nawaitu shauma ghadin ayyāmil-bīdhi sunnatan lillāhi ta’ālā.*
Artinya: “Aku berniat berpuasa sunnah Ayyamul Bidh esok hari karena Allah Ta’ala.”

Bagaimana jika lupa niat malam hari? Jangan khawatir. Untuk puasa sunnah ada kelonggaran. Kamu masih bisa niat di pagi hari sampai sebelum waktu Zuhur, asalkan sejak subuh belum makan dan minum.

Ini niat untuk siang hari:
*Nawaitu shauma hādzal-yaumi ‘an adā’i sunnati ayyāmil-bīdhi lillāhi ta’ālā.*
Artinya: “Aku berniat berpuasa pada hari ini untuk menunaikan puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Jadi, sudah siap menjalankan puasanya pekan ini?

 

(tya/tey/detikjabar./ Cak)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos