Cirebon Kabupaten,G.- Hujan Deras di wilayah Kuningan, Malam Sabtu (17/02/2023) berakibat fatal bagi sebagian warga Cirebon, terutama yang tinggal dekat sepanjang aliran sungai Cipager. Hal ini dampaknya terasa di wilayah desa Palir. Sumber yang menyampaikan ke media ini, mengatakan, ” tadi malam sekitar jam 20.00 s d 22.00 di daerah ini tidak ada hujan. Namun

Cirebon Kabupaten,G.-
Hujan Deras di wilayah Kuningan, Malam Sabtu (17/02/2023) berakibat fatal bagi sebagian warga Cirebon, terutama yang tinggal dekat sepanjang aliran sungai Cipager. Hal ini dampaknya terasa di wilayah desa Palir.
Sumber yang menyampaikan ke media ini, mengatakan, ” tadi malam sekitar jam 20.00 s d 22.00 di daerah ini tidak ada hujan. Namun di jalan air sudah bergerak membanjiri rumah rumah,” tutur salah satu warga desa Palir.
Selain rumah warga, ternyata rumah kuwu Palir, Durakman juga terkena imbas banjir kiriman tersebut. Terlebih rumah pa kuwu Durakman karena tidak jauh di belakang dari sepadan Sungai Cipager.

Ternyata malam itu, bukan pa Kuwu Durakman saja yang sibuk menghalau air banjir dari halanan rumahnya, akan tetapi banjir semalam itu, juga cukup menyibukan Kuwu Gesik, Ade /Agus Swara. Karena banjir tersebut banyak menggenangi jalan jalan di wilayah Desa Gesik. Hingga kedapatan Kuwu Ade sedang mengatur lalintas kendaraan yang macet akibat banjir menggenangi jalan sekitar pertigaan tugu gesik.

Menurut sumber, banjir kiriman dari wilayah Kuningan sekitar Kecamatan Mandirancan, merupakan terbesar dampak ke warga sekitar bantaran sungai Cipager. Hal itu dibuktikan dengan setelah banjir itu reda, terdapat warga yang merasa kehilangan kendaraan R4 nya karena terbawa arus.

Pagi hari, Sabtu (18/02/2025), jalan- jalan di Desa Palir licin kena lumpur bawaan air banjir kiriman. Hampir semua warga desa Palir yang terkena imbas banjir, pagi itu membersihkan rumah dan lingkungan sekitar rumahnya dari lumpur .

Sementara di tempat terpisah, masih di area desa Palir, banyak orang berkerumun menyaksikan bangkai mobil yang terseret arus air banjir hingga terjun ke Sungai Cipager. Menurut sumber, mobil tersebut terseret banjir sejak dari wilayah Kecamatan Sumber hingga saat ini berada di tengah sungai Cipager, di wilayah Desa Palir.
(Hendy)









