Tasikmalaya,G.- Sejumlah Partai politik (Parpol) yang tidak memiliki kursi di DPRD di Kabupaten Tasikmalaya sepakat membentuk koalisi yang diberi nama Koalisi Partai Non Parlemen (KPNP) untuk Tasikmalaya maju. pada Jumat lalu 7 Juni 2024. KPNP untuk Tasikmalaya lebih baik, terdiri dari sembilan partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Kab. Tasikmalaya pada Pipkada nanti.

Tasikmalaya,G.-
Sejumlah Partai politik (Parpol) yang tidak memiliki kursi di DPRD di Kabupaten Tasikmalaya sepakat membentuk koalisi yang diberi nama Koalisi Partai Non Parlemen (KPNP) untuk Tasikmalaya maju. pada Jumat lalu 7 Juni 2024.
KPNP untuk Tasikmalaya lebih baik, terdiri dari sembilan partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Kab. Tasikmalaya pada Pipkada nanti.
Ada 8 (delapan) partai diantaranya adalah, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hati Nurani Rakyat, (Hanura), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dua partai yang tidak bergabung yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Gelombang Rakyat (Gelora).
Kesepakatan pimpinan ketujuh partai non parlemen tersebut, ditandatangani bersama oleh pimpinan tingkat Kabupaten partai masing-masing. Mereka sepakat untuk berkoalisi dalam menghadapi Pilkada serentak 2024, khususnya pada Pilbup. Dan akan diadakan Deklarasi pada tgl 23 Juni 2024 mendatang..

Ketua KPNP Kab. Tasikmalaya. S. Ade Hardi yang didampingi pimpinan partai KPNP mengatakan, pembentukan koalisi tersebut adalah, keinginan bersama partai politik non parlemen untuk ikut berperan dalam mensukseskan Pilgub dan Pilbup 2024.
“Walaupun tidak memiliki kursi di parlemen, tetapi KPNP meyakini, memiliki pemilih yang setia. Jika digabungkan ketujuh partai non parlemen tersebut, maka Partai Non Parlemen akan menjadi besar di tingkat Kabupaten Tasikmalaya. ,” ucap S.Ade Hardi.
Menurutnya, perolehan suara partai politik non parlemen tersebut cukup signifikan untuk dapat memenangkan calon yang akan didukung. Oleh karena itu, semoga untuk kedepannya pihaknya bisa membangun kerjasama dengan partai-partai lain yang memiliki kursi di DPRD Kab. Tasikmalaya untuk mendukung Calon Bupati Tasikmalaya dan calon Gubernur Jabar pada Pemilu 2024.
Mengenai tidak masuknya beberapa partai non parlemen lain ke dalam KPNP, S. Ade Hardi yang akrab dipanggil kang Ade ini mengatakan, KPNP sudah beberapa kali mengajak dan mengundang pengurus beberapa partai dimaksud, tetapi, karena alasan tertentu, mereka menyatakan tidak bergabung.
“Tetapi kami di KPNP masih membuka diri kepada kawan kawan partai non parlemen untuk bergabung di KPNP Kab. Tasikmalaya Bersatu,” imbuhnya.
S. Ade Hardi menambahkan, pembentukan KPNP di tingkat Kabupaten ini, juga akan diteruskan ke tingkat Provinsi yang dibentuk untuk pemilihan Cagub dan Cawagub di daerah masing-masing. Pungkasnya. ( Saepuloh )












