CIREBON, G.– Kota Cirebon merayakan Hari Jadi ke-599 tahun 2026 dengan semarak dan kondusif. Rangkaian kegiatannya dimulai sejak hari Senin tanggal 15 Juni s.d hari Rabu 24 Juni 2026. Momen istimewa ini bertepatan dengan 1 Suro Tahun Jawa sekaligus 1 Muharram Tahun Hijriah, menandai dua sejarah besar: Hijrah Rasulullah Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah

CIREBON, G.–
Kota Cirebon merayakan Hari Jadi ke-599 tahun 2026 dengan semarak dan kondusif. Rangkaian kegiatannya dimulai sejak hari Senin tanggal 15 Juni s.d hari Rabu 24 Juni 2026. Momen istimewa ini bertepatan dengan 1 Suro Tahun Jawa sekaligus 1 Muharram Tahun Hijriah, menandai dua sejarah besar: Hijrah Rasulullah Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah di Jazirah Arab, dan pendirian Pedukuhan Caruban oleh Putra Mahkota Pajajaran, Walangsungsang, di tanah Galuh.
Peringatan Hari Jadi Cirebon dipimpin langsung oleh Walikota Cirebon Effendi Edo bersama Wakil Walikota Siti Farida Rosmawati. Rangkaian acara telah berlangsung sejak awal pekan dan mencapai puncaknya hari Rabu tanggal 24 Juni 2026. Kegiatan budaya warisan leluhur yang dilestarikan turun-temurun, seperti Harlah Cirebon tahun ini menjadi penanda penting bahwa Caruban yang kini bernama Cirebon tak lagi dipimpin para bangsawan keraton. Akan tetapi dipimpin oleh Aparatur Sipil Negara hasil pilihan rakyat.

Di tengah gejolak konflik politik dan ekonomi global, Pemkot Cirebon dinilai sukses menggelar perayaan tahunan dengan aman dan meriah. Kali ini peringatan Hari Jadi Cirebon mengambil tema Manunggal Winangun Caruban. Keberhasilan ini disebut sebagai catatan penting bagi para pemimpin dan stakeholder daerah dalam menjaga stabilitas sosial.
Rangkaian Harjad diawali dengan kirab budaya keliling kota. Dilanjutkan ziarah ke makam leluhur pendiri Cirebon seperti Sunan Gunung Jati, Pangeran Panjunan, dan Pangeran Pulasaren. Rombongan juga melakukan kunjungan silaturahmi ke ahli waris leluhur di empat keraton: Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Keprabonan.

Puncak acara sesungguhnya digelar dalam Upacara Peringatan HUT ke-599 di Lapangan Kejaksaan, bertepatan dengan 1 syuro atau 1 Muharam. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Effendi Edo memimpin jalannya prosesi. Usai upacara, rombongan Walikota diiring menuju Gedung DPRD Kota Cirebon untuk mengikuti tradisi Maos Babad Cirebon, pembacaan sejarah berdirinya Kota Cirebon.

Agenda dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa DPRD sebagai forum refleksi dan penyampaian capaian program pemerintah daerah.
Cirebon juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Porsenitas XIII yang resmi dibuka Walikota. Mengusung tema “Harmoni Caruban Nagari: Menyatukan Batas, Mengukir Prestasi”, ajang ini diikuti ribuan atlet dan ofisial dari 10 Kunci Bersama, yakni Kota/Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Ciamis, Tasikmalaya, Pangandaran, Banjar, Cilacap, dan Brebes.

Perayaan rakyat turut menyemarakkan Hari Jadi Cirebon. Festival Rakyat dan Bazar UMKM menjadi pusat keramaian dan perputaran ekonomi warga. Termasuk festival jajanan Serabi. Panggung gebyar musik menghadirkan musisi asal Cirebon, Charly Van Houten dkk. Kegiatan lain seperti lomba lari 10K dan Festival Kelurahan juga digelar untuk melibatkan partisipasi masyarakat.
Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Selamat Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon, semoga makin maju dan sukses selalu.
(Rah/Adv)













