Tegal Kabupaten,G.- Kecemasan warga akan adanya Tong/ Kotak Kosong dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal 2024 akhirnya tak terbukti. Bima Eka Sakti dan Muhammad Syaeful Mujab, yang diusung dari PDIP sebagaimana dikutif dari media online Tegal, jelang penutupan masa pendaftaran bakal calon, tiba mendaftar ke KPU Kabupaten Tegal, Kamis (29/ 09/ 2024). Diiringi massa

Tegal Kabupaten,G.-
Kecemasan warga akan adanya Tong/ Kotak Kosong dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal 2024 akhirnya tak terbukti.
Bima Eka Sakti dan Muhammad Syaeful Mujab, yang diusung dari PDIP sebagaimana dikutif dari media online Tegal, jelang penutupan masa pendaftaran bakal calon, tiba mendaftar ke KPU Kabupaten Tegal, Kamis (29/ 09/ 2024).
Diiringi massa pendukung dari kader PDIP, Bima dan Mujab tiba di kantor KPU Kabupaten Tegal sekitar pukul 22.00 WIB untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal di Pilkada 27 November 2024 nanti.
Kedatangan Bima dan Mujab diterima jajaran Komisioner KPU Kabupaten Tegal yang diketuai Himawan Tri Pratiwi.

Setelah prosesi pendaftaran penyerahan berkas, Bima yang didampingi Mujab kepada para wartawan menegaskan, “Pilkada 2024 di Kabupaten Tegal tak ada tong kosong.”
Hal tersebut juga diekspresikan oleh Bima dan Mujib yang datang ke KPU berada di dalam kotak besar bertuliskan Kabupaten Tegal Melawan Kotak Kosong.
“Lawan Kotak Kosong, Kami Bima-Mujab dan seluruh generasi muda sepahit apa pun siap untuk menjadikan Kabupaten Tegal lebih baik dan lebih membawa perubahan,”kata Bima
Saat konferensi pers, Bima yang sebelumnya berstatus ASN Pemprov Jateng menjelaskan dirinya bersama Mujab mendapat dukungan dari PDIP sebagai calon bupati Tegal dalam Pilkada 2024.
Bahkan, dalam kesempatan ini Bima menyampaikan alasan-alasannya maju sebagai calon Bupati Tegal karena sebelumnya mendampingi bakal calon dari jalur perseorangan Muhammad Mu’min.
“Saya sebelum menuju KPU sudah sowan terlebih dahulu ke H Mumin, berkat beliau saya ada dan bisa terus berjuang dalam perhelatan Pilkada 2024, dan mendapat banyak pelajaran berharga dari beliau” terang Bima Eka Sakti.
Tetkait statusnya sebagai ASN, Bima Eka Sakti secara tegas berkomitmen akan mengundurkan diri dan akan fokus pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tegal 2024.
“Saya sudah komit akan mengundurkan diri dari status PNS dan bilapun hasil kedepan belum berpihak, kami telah siap meskipun tak lagi berstatus PNS,” ujarnya.
Sementara itu, dalam perkenalannya Bima dan Mujab merupakan anak muda asli kelahiran Tegal. Keduanya merupakan Alumni SMAN 1 Slawi.
“Kami berdua alumni dari SMA Negeri 1 Slawi beliau Mujab merupakan adik kelas dan perbincangan untuk maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Tegal pun diawali dari Moci bareng,”ujar Bima Eka Sakti.
(dhon/dbs)













