Majalengka, G.- Sebanyak 1.068 orang tenaga honorer guru resmi diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh Bupati Majalengka Karna Sobahi dalam agenda Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji P3K sekaligus penyerahan petikan keputusan Bupati Majalengka tentang pengangkatan P3K guru tahap III, bertempat di lapangan tenis Setda Majalengka, Kamis (06/07/23). Dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan

Majalengka, G.-
Sebanyak 1.068 orang tenaga honorer guru resmi diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh Bupati Majalengka Karna Sobahi dalam agenda Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji P3K sekaligus penyerahan petikan keputusan Bupati Majalengka tentang pengangkatan P3K guru tahap III, bertempat di lapangan tenis Setda Majalengka, Kamis (06/07/23).
Dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, Irfan Nur Alam bahwa yang mendapat SK P3K sebanyak 1067 orang guru P3K tahap 3 formasi tahun 2022 serta ditambah 1 orang guru P3K tahap 2 formasi tahun 2021.

“Formasi guru Agama Islam sebanyak 375 orang, guru Bahasa Indonesia sebanyak 21 orang, ahli guru Bahasa Inggris sebanyak 38 orang, selanjutnya guru bimbingan konseling sebanyak 2 orang, guru IPA sebanyak 26 orang, dan guru IPS sebanyak 11 orang. Lalu guru kelas sebanyak 416 orang, guru Matematika sebanyak 35 orang, guru Penjasorkes 127 orang, guru PPKN sebanyak 7 orang, guru prakarya dan kewirausahaan sebanyak 8 orang, guru Seni Budaya sebanyak 11 orang. Dengan jumlah guru SD sebanyak 852 orang, guru SMP sebanyak 211 orang, dan guru TK sebanyak 4 orang, ” terang Irfan.
Masih sambung dia, tema pada pelantikan P3K guru ini adalah Tematik, dimana pada kesempatan ini mengenakan pakaian sesuai dengan bidangnya masing masing.

“Untuk guru PAI pada pelantikan ini menggunakan baju koko dan peci bagi laki laki dan perempuan menggunakan gamis formal. Untuk guru Bahasa Indonesia menggunakan pakaian adat daerah, guru Bahasa Inggris menggunakan kemeja putih dan sweater, guru bimbingan konseling menggunakan kemeja putih dan rok/celana hitam, untuk guru IPA menggunakan seragam jas laboratorium, guru IPS menggunakan pakaian pejuang, guru kelas menggunakan seragam dinas warga khaki, guru Matematika menggunakan seragam dinas safari, guru penjasorkes menggunakan baju olahraga dan sepatu olahraga, guru PPKN menggunakan pakaian adat daerah, guru prakarya dan kewirausahaan menggunakan seragam dinas safari dengan memakai celemek serta guru seni budaya menggunakan pakaian seni tari tradisional, ” ungkapnya.

Dalam amanatnya, Bupati Majalengka Karna Sobahi sebagai Pembina Kepegawaian ASN mengatakan bahwa sebelumnya pada tahap satu dan dua, kurang lebih hampir 2200 orang didalamnya ada PPL atau penyuluh pertanian, sehingga jumlah yang sudah di SK kan sebanyak 3241 orang P3K dengan anggaran Rp. 152 milyar lebih pada APBD Kabupaten Majalengka.
“Agar para tenaga guru honorer yang sudah dilantik agar Bunda Kadisdik menjaga mereka dan mengawasi mereka. Kemudian tingkatkan pelayanan kepada murid di sekolah, menjadi contoh bagi diri sendiri, sekolah dan murid murid. Selanjutnya harus menjadi corong Pemda Majalengka karena merupakan kepanjangan tangan dari Pemda, harus menyampaikan hal hal yang menjadi visi misi di Kabupaten Majalengka, masih banyak rakyat yang tidak tahu pembangunan di Majalengka. Terakhir selamat atas diterimanay SK P3K, ” papar Bupati.

Ditambahkannya, BKPSDM agar terus membangun kerjasama dengan Bank BJB agar dipersiapkan, begitu pensiun punya tabungan hari tua. (eka)




