Tasikmalaya,G.- Terkait korban meninggal dunia di tempat penginapan atau Losmen Srikandi Pasanggrahan Cipatujah Tasikmalaya, awak media GelombangNews mendapat konfirmasi dari Dansek Cipatujah Iptu Tono Suherman di ruang pemeriksaan. Dansek menerangkan, “telah terima laporan dari pihak Puskesmas Cipatujah Sdr.Rizki bahwa ada orang yang meninggal dunia sekira pukul 02.40 Wib kepada anggota kami yang sedang piket. Kemudian

Tasikmalaya,G.-
Terkait korban meninggal dunia di tempat penginapan atau Losmen Srikandi Pasanggrahan Cipatujah Tasikmalaya, awak media GelombangNews mendapat konfirmasi dari Dansek Cipatujah Iptu Tono Suherman di ruang pemeriksaan.
Dansek menerangkan, “telah terima laporan dari pihak Puskesmas Cipatujah Sdr.Rizki bahwa ada orang yang meninggal dunia sekira pukul 02.40 Wib kepada anggota kami yang sedang piket.
Kemudian pihak Kepolisian Bripka Topan Hermanto dan Bripka Irwan Fany langsung mendatangi Puskesmas Cipatujah, dan hasil visum medis menerangkan bahwa korban telah meninggal dunia di Puskesmas sekitar pukul 02:30 Wib. setelah itu lanjut ke lokasi TKP Losmen Srikandi pasanggrahan untuk lakukan klarifikasi lebih lanjut.” Tuturnya, Senin (2/1/2023).

Sambung Dansek. “Menurut keterangan saksi inisial Sdri MH 58 thn, Buruh, Kp. Neglasari Rt.01 / 01 Desa Cipatujah pada hari Senin Tgl 2 Januari 2023 sekitar pukul 01.00 Wib. Korban bernama Sdr. Bangbang 42 thn, Kp. Ciawitali Rt. 01 / 03 Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah.”
“Korban menginap di losmen Srikandi dikamar No.24, Sekira pukul 02.00 Wib korban mengalami gejala sesak napas dan sakit pada ulu ati, lalu saksi minta bantuan pada warga sekelilingnya juga menghubungi pihak Puskesmas lantas selanjutnya korban dibawa kepuskesmas.” Kata Dansek menyampaikan keterangan MH.
Setelah mendengar penjelasan dari saksi sdri MH, Pihak kepolisian menghubungi keluarga korban yakni sdra Cahyadi, 32 thn, Kp. Cihegar Rt. 21/09 Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong dan Sdr. Deni Herdiana selaku Adik kandung Korban. Keduanya dimintai keterangan perihal latar belakang korban.
Pihak keluarga menjelaskan bahwa ternyata korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan diabetes menahun, beber Deni singkat dan padat. “Bahkan kami pihak keluarga korban tidak akan mempermasalahkan kejadian tersebut, karena ini sudah takdir dari yang Maha Kuasa dan sekalipun di autopsi kami menolak,” pungkasnya.
Akhirnya zenajah Sdr Bambang di serahkan kepada pihak keluarga untuk segera melakukan pemakaman. ( Saepuloh )











