Cirebon Kota,G.- Merebaknya Wabah Virus Covid-19 di hampir seluruh belahan dunia telah membuat dampak krisis di berbagai bidang,sektor ekonomi salah satunya. Sektor ekonomi global yang tadinya berjalan degan begitu dinamis langsung menukik tajam, merosot bahkan lumpuh terdampak Pademi ini. Sektor Bisnis dan usaha di Indonesia -pun Sempat terpuruk dengan situasi global ini, yang sangat terdampak


Cirebon Kota,G.-
Merebaknya Wabah Virus Covid-19 di hampir seluruh belahan dunia telah membuat dampak krisis di berbagai bidang,sektor ekonomi salah satunya. Sektor ekonomi global yang tadinya berjalan degan begitu dinamis langsung menukik tajam, merosot bahkan lumpuh terdampak Pademi ini. Sektor Bisnis dan usaha di Indonesia -pun Sempat terpuruk dengan situasi global ini, yang sangat terdampak khususnya sektor Ekspor Impor,perdagangan dlm negeri lalu sektor pariwisata – turisme- transportasi.
Memasuki periode tengah tahun, sejalan dengan penangan pademi dan situasi yang mulai membaik para pelaku di sektor ekonomi mulai bergeliat kembali. Tatanan produksi dan distribusi sudah mulai berjalan kembali menuju ke arah New Normal, pada arah adaptasi kebiasaan baru (AKB). Salah satu sektor yang bertahan dan mulai bangkit adalah sektor UMKM, Usaha Mikro Kecil Menengah, yang merupakan sektor fundamental pendukung berjalannya roda ekonomi negara yang menyerap banyak tenaga kerja. Dalam situasi tersebut di atas , Yayasan Ekonomi Sejahtera Indonesia di singkat YESI hadir di Cirebon – Jawa Barat, untuk turut memberi warna pada pergerakan ekonomi khususnya pada pemberdayaan dan pengembangan para pelaku usaha skala mikro UMKM Cirebon.
Berkantor di Jalan Wiratama no. 28 Tuparev Kecamatan Kedung Jaya Cirebon, dengan Kepengurusan di pimpin oleh bunda Sri Rahayu sebagai Ketua Umum dan di bantu oleh perangkat pengurus yayasan lainnya, YESI mengedepankan visi menjadi wadah UMKM Cirebon dengan Motto Berbarengan – Guyub – Berkembang.
YESI berupaya mendampingi dan menjembatani Kebutuhan dan kepentingan teman2 UMKM dalam berbagai sisi, salah satunya dalam rangka pemenuhan syarat regulasi ijin edar produk untuk UMKM yang memproduksi produk pangan olahan. Saat ini YESI tengah berupaya dapat melaksanakan kegiatan Sertifikasi PIRT untuk UMKM yang telah menjadi anggota YESI yang berjumlah hampir 200 UMKM dari Cirebon wilayah kota dan kabupaten. YESI akan berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan Dinas terkait yang memiliki otoritas untuk pengesahan regulasi PIRT tsb.
Menurut sumber dengan adanya izin PIRT maka hasil produk UMKM akan lebih dapat memperluas jaringan pemasarannya dan ini akan berdampak signifikan bagi produktifitas dan kemajuan usaha UMKM tsb. Program Sertifikasi PIRT bagi UMKM anggota YESI ini merupakan salah satu program kerja Strategis YESI, yang pelaksanaannya akan di barengi dengan Bazzar Produk UMKM Cirebon dan Bimtek serta edukasi manajemen dan tata kelola UMKM.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum YESI Sri Rahayu yang diwakili Sekjennya kepada media gelombang melalui pesan whatsapp (05/07/2020)
“..Semua ini di desain karena urgensi dari keberadaan YESI adalah ingin turut bersumbangsih memberi manfaat bagi UMKM dan dapat menjadi mitra bagi pemerintah khususnyya Dinas dan instansi yang terkait dalam pemberdayaan UMKM Di Wilayah III Cirebon,”tutur Rahayu
Salah satu Program Kerja Strategis lain YESI yaitu Jumat Berkah telah berjalan rutin setiap minggu dan saat ini sudah memasuki periode bulan ke 3 ( tiga). YJB merupakan aplikasi dari rasa syukur dan rasa berbagi nikmat karuniaNya sekaligus wujud dari kepedulian sosial kepada sesama. Program Yesi Jumat Berkah menjangkau Panti – panti jompo, Rumah Yatim piatu , kaum dhuafa dan anak- anak terlantar. Adapun material sumbangan yang di berikan berupa sembako, nasi kotak ,pakaian layak pakai dan donasi dana yang semuanya itu di himpun dan terhimpun dari para pengurus dan anggota UMKM YESI. Proyeksi jangka panjang ke depannya Sekjen berharap semoga YESI akan menjadi wadah yg strategis dan menjadi mitra kerja yang kompeten bagi semua pihak yang memiliki kepedulian kepada pemberdayaan sektor ekonomi kerakyatan yang berbasis pada tumbuhnya UMKM2 di berbagai bidang. (Sugiarto)






Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *