Cirebon Kabupaten. Pemerintah mengadakan program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai salah satu cara untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat. Saat ini BPJS Kesehatan sebagai salah satu program pelayanan masyarakat telah melakukan kerjasama yang baik dengan lembaga/ institusi kesehatan. Rumah Sakit sebagai salah satu lnstitusi yang bekerja sama denga BPJS Kesehatan harus sinergi
Cirebon Kabupaten.
Pemerintah mengadakan program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai salah satu cara untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat. Saat ini BPJS Kesehatan sebagai salah satu program pelayanan masyarakat telah melakukan kerjasama yang baik dengan lembaga/ institusi kesehatan. Rumah Sakit sebagai salah satu lnstitusi yang bekerja sama denga BPJS Kesehatan harus sinergi serta memberikan manfaat yang meningkat dan cepat dalam pelayanan kesehatan.
Namun demikian hal diatas tidak sebagaimana yang terjadi dalam pelayanan di RS.Mitra Plumbon. Pasalnya beberapa hari lalu ketika sebuah Keluarga yang salahsatu anggota keluarganya mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang, faktanya RS.Mitra Plumbon tidak bisa serta merta langsung mengambil tindakan pelayanan cepat kepada pasiennya.
Menurut keterangan dari suami yang bernama Wardija,warga desa Marikangen blok Keragilan bahwa istrinya Turini tidak mendapatkan pelayanan yang cepat segera pada saat awal masuk membutuhkan pertolongan di Rumah Sakit itu, bahkan disarankan dari pihak RS.Mitra Plumbon untuk mencari pertolongan / bantuan di Rumah Sakit lainnya. Suami pasien Turini mengatakan bahwa ketika itu tidak ada dokter Bedah Tulang yang bisa didatangkan pihak RS. Mitra Pllumbon untuk menangani karena sedang melakukan kegiatan seminar di luar kota beberapa hari.
Dengan hal tersebut,sumber lain dari mantan dewan partai Demokrat memberikan komentar terhadap cara kinerja pelayanan RS.Mitra Plumbon, “ Rumah Sakit sebesar Mitra Plumbon, dimana banyak pasien datang dari wilayah tiga Cirebon bahkan dari Tasik,Ciamis, Brebes dll datang untuk berobat, eh ternyata dokternya sedang Seminar. Kalau Ini dibiarkan bisa menimbulkan kekhawatiran pada keluarga pasien, yang dikawatirkan pahitnya suatu ketika terjadi, bahwa pasien RS.Mitra Plumbon meninggal gara-gara dokternya seminar. Disisi lain dalam permasalahan kinerja pelayanan cepat di RS.Mitra Plumbon dalam kaitan itu terkesan RS.Mitra Plumbon tidak memiliki asisten dokter untuk menangani pasien saat dokter yang bersangkutan berada ditempat jauh untuk kepentingan Rumah Sakit. Oleh karena itu tidak ada salahnya terhadap pelayanan lambat itu perlu konfirmasi kepada Direktur RS.Plumbon dr.H.Akhmad Qoyyim,MARS sebagai penanggung jawab Rumah Sakit.” Tuturnya.
(Tim)















Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *