Kabupaten Cirebon,- Mukercab adalah salah satu agenda wajib yang mesti dilaksanakan oleh pengurus DPC PKB Kab. Cirebon sesuai amanat AD ART, kegiatan yang diselenggarakan di hotel Zamrud hari ini di ikuti oleh semua kader Pengurus DPC dan juga DPAC 40 Kecamatan. Nampak kyai Dewan syuro dan mustasyar juga hadir dlm acara ini, salah satunya KH

Kabupaten Cirebon,-
Mukercab adalah salah satu agenda wajib yang mesti dilaksanakan oleh pengurus DPC PKB Kab. Cirebon sesuai amanat AD ART, kegiatan yang diselenggarakan di hotel Zamrud hari ini di ikuti oleh semua kader Pengurus DPC dan juga DPAC 40 Kecamatan.
Nampak kyai Dewan syuro dan mustasyar juga hadir dlm acara ini, salah satunya KH Azis Saerozi Ketua PCNU Kab.Cirebon yang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Mukercab PKB, sebagai Partai yang Lahir dr rahim NU, PKB diharapkan mampu menjadi Partai yg peduli terhadap Umat.
Senada juga di terangkan oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon R. Hasan Basori melalui sekretaris DPC PKB Waswin Janata,SH bahwa kegiatan mukercab ini menghasilkan gagasan yang aplikatif, serta usulan program yang akan di jalankan selama kepengurusan 5 tahun mendatang. Ada agenda kegiatan bulanan, tahunan sampe lima tahun kedepan dan Salah satunya yaitu mengusulkan Gus AMI (Abdul Muha
imin Iskandar) ketum PKB sebagai calon presiden pada 2024 yg akan datang.
Hari ini PKB mesti mengurangi politik bargaining dengan menambahkan politik nilai (value) dimana program-program yang akan dijalankan oleh Pengurus PKB beserta anggota FPKB selama kepengurusan agar bisa di rasakan manfaatnya oleh masyarakat kab cirebon.
Tidak ada like n dislike, semua pengurus sudah saatnya menyatukan diri kembali melalui gerakan-gerakan nyata di lapangan. Responsif terhadap problem masyarakat ta
npa tebang pilih baik yg kaya atau tidak mampu (miskin) harus kita Bantu semua.
Adalah Sejarah mencatat bahwa hari ini PKB Kab.Cirebon Sebagai satu-satunya Pemenang diantara DPC PKB yang lain sejawa barat, sehingga seluruh kader dari mulai ranting, DPAC, DPC, DPW dan DPP diharapkan sama-sama membangun kesadaran kritis transformatif sehingga insya Allah PKB di tahun 2024 akan tetap menjadi partai yang digemari seluruh lapisan masyarakat dan akan muncul kembali sebagai pemenang tidak hanya di legislatif tapi juga Eksekutif.
Yang lalu biarlah berlalu, kepengurusan hari ini harus lebih terstruktur, sistematis dan massif. Masa lalu sebagai kaca benggala sekedar untuk sedikit membakar semangat saja.
Politik santun adalah jalan ibadah bagi kader2 yang siap melanjutkan estafet organisasi, PKB Dari NU untuk Indonesia.
Begitu Ungkap Waswin Janata,SH











